Picture
Pendahuluan
Dermatitis adalah suatu istilah yang artinya peradangan di kulit.  Jadi dermatitis kontak adalah peradangan di kulit karena kontak dengan sesuatu yang dianggap asing oleh tubuh.

Fakta Tentang Dermatitis Kontak
  • Dapat menyerang semua kelompok umur
  • Wanita memiliki kecendrungan terkena 2 kali lebih besar dari pada pria.
  • Lebih tinggi insidensinya untuk ras Caucasoid dari pada Afrika atau Asia.
  • Di AS, termasuk top 10 penyebab orang datang berkunjung ke dokter, dan 7% kasus kunjungan ke dokter kulit.
  • Di AS, sekitar 20% anak-anak pernah terkena dermatitis kontak.
  • Anak dengan orang tua memiliki riwayat dermatitis kontak memiliki kemungkinan 60% lebih besar untuk terkena juga.

Picture
Dengarkan rekaman radio talk show untuk topik ini; click di sini.


Pembagian Dermatitis Kontak
1.     Dermatitis Kontak Alergi
  • Merupakan peradangan di kulit akibat kontak dengan zat yang dianggap asing oleh tubuh di mana ada proses hipersensitivitas (alergi) yang berperan di dalamnya.
  • Untuk menjadi alergi terhadap sesuatu zat atau benda, harus ada riwayat kontak dahulu sebelumnya yang memancing tubuh untuk membuat respon immun. 
  • Yang berperan adalah sel T-lymphocyte yang dapat mengenali zat alergen walau pun dalam jumlah yang sangat kecil.
  • Dermatitis Kontak Alergi akan dirasakan sangat gatal oleh penderitanya.
  • Biasanya membutuhkan waktu 24-48 jam sebelum reaksi alerginya muncul.
  • Contoh kontaknya: daun-daun tertentu, pewarna rambut, perhiasan imitasi, shampoo, kosmetik, sabun detergent, zat pelumas jaket atau sepatu kulit, dll.  Atau bahkan disebabkan oleh obat luar seperti neomycin, dll.

2.     Dermatitis Kontak Iritan
  • Proses kejadiannya cepat dan sesaat setelah terjadi kontak dengan zat atau benda yang merusak kulit.
  • Tidak akan ada proses pencetus alergi seperti pada dermatitis kontak alergi, dan langsung terjadi sejak kontak pertama.
  • Makin lama zat atau benda tersebut menempel di kulit, maka makin berat dermatitisnya.
  • Contoh kontaknya: zat kimia industri, pelarut, sabun detergent.

Gejala Dermatitis Kontak
  • Lesi kemerahan yang muncul pada bagian kulit yang terjadi kontak.
  • Untuk dermatitis kontak alergi, gejala tidak muncul sebelum 24-48 jam, bahkan sampai 72 jam.
  • Untuk dermatitis kontak iritan, gejala terbagi dua menjadi akut dan kronis.  Saat akut dapat terjadi perubahan warna kulit menjadi kemerahan sampai terasa perih bahkan lecet.  Saat kronis gejala dimulai dengan kulit yang mengering dan sedikit meradang yang akhirnya menjadi menebal.
  • Pada kasus berat, dapat terjadi bula (vesicles) pada lesi kemerahan tersebut.
  • Kulit terasa gatal bahkan terasa terbakar.
  • Dermatitis kontak iritan, gatal dan rasa terbakarnya lebih terasa dibandingkan dengan tipe alergi.

Penyebab Berdasarkan Lokasi
  1. Kelopak mata: make up, debu
  2. Daun kuping: anting dari logam
  3. Dahi: pewarna alis, pewarna rambut
  4. Muka: kosmetik, debu
  5. Ketiak: deodorant
  6. Tangan: sarung tangan, gelang logam, detergent, cairan Pembersih
  7. Lingkar pinggang: Gasper metal, bahan atau karet celana
  8. Kaki: sepatu kulit, lem sepatu
Baca juga artikel lainnya di blog Dr. Indra K. Muhtadi
Picture
Kapan Mencari Pertolongan Medis
  1. Bila Anda tidak mengetahui penyebabnya sama sekali.
  2. Jika keluhan tidak berkurang setelah 2 hari ditangani sendiri menggunakan obat-obat bebas.
  3. Jika rasa gatal dan perihnya sampai mengganggu aktivitas keseharian.
  4. Bila Anda memiliki riwayat alergi yang cukup serius.

 
Diagnosis Dermatitis Kontak
  • Biasanya cukup hanya dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik saja.
  • Pada tipe alergi, dokter dapat meminta untuk dilakukan tes tempel (patch testing) menggunakan zat yang dicurigai mencetus alergi.
  • Memeriksa IgE dan Eosinofil untuk membedakan tipe alergi dengan yang tipe iritan.

Penanganan Dermatitis Kontak
Dilakukan Sendiri
  • Hindari kontak lebih lanjut dengan zat atau benda penyebab dermatitis kontak.
  • Pada tipe iritan, basuh lah bagian yang terkena dengan air mengalir sesegera mungkin.
  • Jika sampai terjadi lecet, tangani lah seperti menangani luka bakar.
  • Obat anti histamin oral seperti CTM dapat dibeli di apotek untuk dikonsumsi untuk mengurangi rasa gatal
  • Bila kulit yang terkena sangat sedikit, dapat menggunakan hydrocortisone 1%.

Dilakukan Dokter
  • Dokter akan memberikan obat untuk menghilangkan segala gejala yang dikeluhkan penderita.
  • Obat yang diberikan adalah kortikosteroid, yang dapat diberikan secara oles, di minum, bahkan di suntikkan sesuai dengan tingkat keparahannya.
  • Obat antihistamine diberikan untuk mengurangi gatal dan perih yang dirasakan.
  • Lebih seringnya dokter memberikan obat luar racikan yang terdiri dari kortikosteroid, asam salisilat, dan kadang ditambahkan sulfur.

Prognosis Dermatitis Kontak
  • Bila zat atau benda penyebab dijauhkan dan tidak kontak dengan zat atau benda itu lagi, maka biasanya lesi di kulit akan hilang dalam 3 minggu.
  • Sementara gejala gatal dan atau perih dapat hilang bertahap dalam waktu kurang lebih 5 – 7 hari.
  • Alergi yang sudah terbentuk akan menetap selamanya.

Pencegahan Dermatitis Kontak
  • Jika Anda tahu zat atau benda penyebabnya, jauhi lah zat atau benda tersebut.
  • Bila tidak dapat dihindari, pakai lah pelindung seperti sarung tangan dll.
  • Jika akan berkebun atau bertaman, pakai lah sarung tangan karet.
  • Bila terlanjur terekspos oleh zat alergen, cuci lah dengan air mengalir sesegera mungkin.

bayu
22/5/2013 12:02:13

tlong ksh tau obat yg tepat itu apa??

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
4/6/2013 01:01:54

Dear Mas Bayu,

Dermatitis kontak merupakan suatu proses sensitifitas sehingga obatnya akan sangat tergantung dari tingkat keparahan dan luasnya wilayah yang terkena. Saya sulit untuk memberikan obat yang tepat di sini, sehingga lebih baik bila diperiksa dokter dulu. Pastikan datang ke dokter saat keluhannya keluar ya.

Yang jelas dokter akan memberikan obat golongan anti histamin dan steroid yang di minum serta mungkin juga dikombinasikan dengan obat luar. Tapi yang paling bijaksana adalah mencegah agar jangan "kontak" lagi dengan zat atau bahan yang membuat penyakitnya muncul.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Detra
22/6/2013 04:33:49

Saya penderita dermatitis kontak.. Dan aktivitas saya memaksa saya untuk kontak dengan bahan yang menyebabkan iritan tersebut sehingga saya sering mengkonsumsi obat untuk penyembuhan.
Yang ingin saya tanyakan apakah konsumsi obat antihistamin H1 Loratadin dan kortikosteroid dexametasone memberi efek pada tubuh jika dikomsumsi terlalu sering.

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
22/8/2013 08:17:46

Dear Detra,

Maaf baru dibalas sekarang, karena email notifikasinya tidak sampai ke saya. Baru tahu ada message setelah ada pertanyaan dari yang lain.
Antihistamin H1 dan loratadine tidak berefek bila dipergunakan jangka panjang selama sesuai dengan dosis dan keperluan. Tapi kalau kortikosteroid memang tidak boleh dipergunakan jangka panjang karena dapat merusak tubuh kita.
Tapi tetap, sebaiknya diusahakan untuk menghindari kontak dibandingkan dengan harus terus mengkonsumsi obat.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Erina F.Rahman
14/8/2013 12:40:47

pak dokter kalo jari saya mengelupas tapi tidak terasa gatal, hanya saja perih ,mengelupas dan kering.
mohon saran dari anda pak dokter, trims

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
22/8/2013 08:21:38

Dear Erina,

Kalau kulit sering terkelupas walau pun tidak gatal, apa lagi kering dan perih, itu tanda terjadi perlepasan lapisan dermis kulit yang tidak normal. Bisa terjadi karena kontak iritan dengan suatu zat atau benda, tapi bisa juga karena kondisi kulit yang memang terlalu kering. Kalau jenis kulit Erina kering, sebaiknya selalu menggunakan pelembab sebelum terjadi pengelupasan, tapi bila sudah terkelupas, pelembab diganti dengan obat. Untuk obat, sebaiknya Erina pergi ke dokter kulit agar jenis dan dosis obatnya lebih tepat sesuai dengan kasus yang Erina hadapi.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Mukhlis
11/9/2013 16:47:58

Pak dokter , kedua telapak tangan saya sudah lama terkena Dermatitis kontak , gejala nya , Timbul bejolan berisi air yang lama kelaman menimbulkan luka dan sangat gatal ... Saya bisa menkonsumsi lameson,ceterizine dan clindamicin .. Tp alergi saya hanya sebatas mengering . Habis obat maka datang lagi tuh alergi ,..
Saya minta saran nya pak dokter ... Supaya alergi ini bisa sembuh total .. Thank You ..

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
19/10/2013 09:53:11

Dear Pak Mukhlis,

Seperti namanya, dermatitis kontak adalah sejenis alergi karena kontak dengan suatu zat atau barang. Bila berulang, artinya hanya satu yaitu masih terjadi kontak dengan zat atau barang itu. Maka selama belum bisa terhindar dari kontak ulang, selama itu pula tidak akan kunjung sembuh 100%.

Jadi saran saya Anda kembali periksa ke dokter kulit untuk mendapatkan kombinasi obat yang lebih baik agar lebih cepat sembuh dan coba lah untuk pakai sarung tangan dari kain setiap hari sampai sembuh total.

Dan yang terpenting, hindari sama sekali kemungkinan untuk kontak dengan zat atau barang yang menyebabkan alergi.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
amelia
29/10/2013 10:18:41

Dear dokter,
Saya udah 2 thn trkna drmatitis kntak
Saya jg sdh srg knsul k brbgai dktr klit.
Tp smbuh sbntar kmbuh lg,dst.
Dktr klit mmbri sy obat alerten Q100 dan alernitis loratadine 10mg.
Ap tdk bhaya jk sllu dknsmsi styp hari scr trs mnrus dok??
Gmn ya dok agar kulit tgan saya bs kmbali lmbut kyk dlu??
Makasi dok.

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
10/11/2013 02:58:05

Dear Amelia,

Yang namanya dermatitis kontak berarti alergi dikarenakan kontak dengan suatu bahan atau zat yang kebetulan alergi terahdapnya. Jadi obat yang diberikan dokter adalah untuk menyembuhkan reaski peradangan kulit. Untuk mencegah tidak kambuh lagi, berarti dengan cara menghindari dari kontak ulangan terhadap zat atau bahan yang menyebabkan alergi tersebut.

Jadi yang penting sekarang, Amelia harus tahu benar apa-apa saja yang menyebabkan alergi, tinggal dihindari deh. Nanti bila tidak ada episode ulangan, lama-lama kulit akan menjadi sembuh dan lembut seperti dulu.

Obat anti alergi seperti yang diberikan dokter kulit aman saja bila dipakai jangka panjang selama memang atas indikasi dan sesuai dengan petunjuk dokternya. Namun tetap yang lebih bijaksana adalah menghindari faktor pencetus alergi tersebut.

Ada cara lain, seperti yang dibahas diatas adalah metoda imunoterapi, yang tujuannya menekan sensitifitas agar tidak menjadi alergi kembali. Untuk yang ini silakan Amelia tanyakan ke dokter kulit yang merawatnya ya.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Andriadini dega
11/12/2013 02:58:11

Pak dokter saya mau tanya, saya seperti mengalami gatal2 di bagian blkg dengkul kanan saya. Kalau dipegang dan dirasakan seperti org merinding yg bulu kuduknya naik dok. Dan rasanya gatal juga agak perih dan panas. Apalagi kl saya usap2. Dan ketika saya tempel ke kaki kiri saya paha sebelah kiri saya menjadi gatal jg dan seperti akan sama. Saya baru aja periksa ke dokter katanya dermatitis kontak alergi. Tp dok, ini tidak sampai menggelembong atau bulat2 gt gatalnya, cuma sekedar yg td saya blg itu. Itu kenapa ya dok? Apa bekasnya jg nanti bs hilang? Makasi dok

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
21/12/2013 11:04:42

Dear Andria,

Dermatitis kontak alergi dapat terjadi di seluruh permukaan tubuh kita termasuk di belakang dengkul. Bila memang sudah diperiksa dokter dan itu diagnosisnya, Anda harus mencari penyebab kontaknya. Karena selama penyebab kontak masih kena ke kulit, maka selama itu juga akan terus kambuh-kambuhan. Kalau di daerah tungkai dan belakang lutut biasanya kontak dengan bahan celana. Jadi saran saya jangan pakai celana teralu ketat dan bila terasa sudah berkeringat saat memakainya, jangan dipakai ulang, segera cuci.

Bekas akan hilangnya dengan sendirinya bila reaksi alergi sudah hilang. Agar bekas hilang lebih cepat, silakan minta obat lagi ke dokter yang sama.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi

Reply
tyasningrum
7/1/2014 20:30:03

dok, saya terkena dermatitis kontak alergik, kata dokter kulit tempat saya perikasa. Rasanya agak panas, gatal sprti digigit semut, terdapat bintil2 kecil2 dok, tadinya hanya sedikit, tapi beberapa hari ini bertambah banyak, ,tapi hanya terjadi di kedua tangan saja dok, ,
saya diberi obat saleb dan obat minum jenis saloxy, ,
yg saya mau tanyakan apakah benar saya mengidapDAK?apa DAK bisa sembuh?saya benar2 takut dok, ,terimakasih,

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
10/1/2014 00:06:17

Dear Tyas,

Dermatitis kontak, merupakan jenis alergi yang manifestasinya di kulit. Peradangannya tentu saja bisa sembuh, tapi alerginya relatif lebih sulit untuk menghilangkannya. Yang terpenting adalah mengetahui zat yang menyebabkan alergi dan berusaha semaksimal mungkin menghindari kontak dengannya. Kalau di telapak tangan biasanya karena sabut, detergent, lotions, parfum, dll. Kalau peradangan yang saat ini sembuh, dan selama tidak kontak lagi dengan zat alergennya, maka reaksi alerginya bisa terhindarkan.

Untuk menghilangkan kecendrungan alerginya bisa dilakukan "immuno terapi" yang bisa Tyas konsultasikan ke dokter kulit tempat Tyas berobat. Tapi itu pun tidak bisa menghilangkan 100%, hanya dapat diturunkan sensitifitasnya agar tidak terlalu mengganggu.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Ibu Irma
19/1/2014 03:43:13

Dok, krn jatuh dr motor, anak saya kaki dan tangannya luka, stlh lukanya mulai mengering, sekeliling lukanya mulai timbul bentol2 berisi cairan dan sangat gatal. Mohon saran dari dokter, tks

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
20/1/2014 01:28:33

Dear Ibu Irma,

Kemungkinan yang sedang dialami anak Ibu adalah sautu infeksi paska luka di kulit. Karena kelainan di kulit sebaiknya dilihat langsung oleh dokter sementara saya tidak bisa melihatnya, jadi saran saya Ibu bawa ke dokter umum atau spesialis kulit. Saya yakin dengan obat minum dan obat luar, akan segera sembuh.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
ibu Rin*
3/3/2014 15:05:34

Yth.Dr.Indra,anak perempuan §åÿå berumur 10thn,setelah memeriksakan diri ke Dr SpKK katanya dermatitis kontak di bagian pusarnya,§åÿå telah mendetail utk mengetahui zat alergennya,dan tidak §åÿå temukan penyebabnya karena selama ini ♈ǝлƍ bersangkutan tidak menggantikan shampo,body foam ♈ǝлƍ selama ini dipakai,termasuk barang asing ♈ǝлƍ digunakannyanpertanyaan §åÿå: Apakah Äϑä penyebab lain sehingga terjadi DKI ini? (Singkatnya bagaimana cara mencari penyebabnya?) Terimakasih.

Dr. Indra K. Muhtadi
6/3/2014 01:19:17

Dear Ibu Rina,

Dermatitis kontak merupakan reaksi alergi. Dan yang namanya reaksi alergi, bisa sebelumnya tidak alergi namun sekarang jadi alergi. Sebaliknya bisa sebelumnya alergi namun sekarang sudah tidak lagi.

Jadi cara terbaik untuk mengetahui penyebabnya adalah, mengganti bahan/zat yang menempel ke kulit di mana alergi terjadi dengan yang baru atau merk lain. Baru kemudian kita obati reaksi alerginya. Bila nanti muncul lagi, besar kemungkinan yang terjadi bukan lah suatu reaksi alergi tapi jenis dermatitis lainnya. Tapi bila sembuh, sudah pasti suatu reaksi alergi. Baru kemudian kita coba ‘kontak’-kan lagi sedikit dengan zat/bahan yang lama untuk melihat bereaksi apa tidak. Zat/bahan yang membuatnya bereaksi kembali merupakan zat/bahan pencetus alerginya. Ini lah yang harus dihindarkan dari anak Ibu.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Jeje
20/4/2014 17:32:24

Dokter, teman saya menderita penyakit kulit tapi entah itu dermatitis kontak atau bukan. tetapi kulitnya menebal dan bisa dikelupas, setelah dikelupas nanti beberapa saat kulitnya akan menebal lagi. terjadi dibelakang telinga hinga belakang leher dan warnanya hita. apa benar itu dermatitis kontak? jika iya sebaiknya konsumsi obat apa? ataukah harus periksa ke dokter untuk lebih jelasnya? jika iya berapa kira2 biaya untuk periksa + obatnya. terimakasih dokter

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
24/4/2014 04:59:25

Dear Jeje,

Sepertinya itu bukan dermatitis kontak, tapi lebih kepada dermatitis (peradangan kulit) karena infeksi oleh jamur atau disebut dengan dermatomikosis.

Saran saya, sebaiknya diperiksakan dulu ke dokter umum atau spesialis kulit untuk meyakinkannya. Dan agar obatnya lebih tepat untuk kasus dermatomikosis.

Biaya untuk pemeriksaan dan obatnya harusnyat tidak akan mahal, minta saja obat generik ke dokternya, agar lebih ringan lagi.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Jeje
27/5/2014 08:10:27

Terimakasih sebelumnya dokter atas komentarnya. Kalau saya boleh bertanya apakah dermatomikosis itu bisa disembuhkan? biasanya penyebab penyakit itu apa ya dok? terimakasih

Dr. Indra K. Muhtadi
2/6/2014 04:40:35

Dear Jeje,

Dermatomikosis amat bisa disembuhkan, tanyalah ke dokter yang memeriksanya untuk mendapatkan obat baik luar, atau pun kombinasi dengan obat minum juga agar penanganannya lebih cepat dan tepat.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

aceng maki
28/5/2014 22:39:36

Dok saya mau tanya . Dermatitis kontak yg saya alami sudah terlalu lama yaitu sekitar 20tahun . Setiap saya k dokter penjelasan nya samajangan kontak dg bahan kimia . Itu yg slalu saya dengar dan d jelaskan oleh dokter manapun . Walaupun saya sudah tdk terlalu sering kontak dg bahan itu tapi tangan dan kaki saya seperti ini terus . Kering gatal mengelupas . Apa yg hrs saya lakukan dok . Obat2 an dr dokter sudah ketergantungan.jadi kalau obat sudah habis tangan dan kaki saya kambuh laghi seperti biasa .terakhir obat yg sy minum adalah cefadroxil methilfrednisolone dan ctm begitupun salep racikan dr dokter . Terimakasih dok

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
2/6/2014 04:56:00

Dear Aceng,

Kulit yang gatal dan mengelupas tadi hanya pada permukaan telapak tangan dan telapak kaki saja, atau juga terjadi pada daerah lain yang sebenarnya jarang sekali atau malah tidak pernah kontak dengan bahan pencebabnya. Dan kalau boleh tahu sementara yang dicurigai sebagai penyebabnya itu bahan apa? Kalau juga terjadi pada kulit lain, ada kemungkinan bukan karena dermatitis kontak atau kombinasi dengan kondisi medis yang lain.

Tapi walaupun demikian, dari waktu saja yang sudah 20 tahun, menurut saya ini bukanlah lagi sekedar dermatitis kontak, tapi sudah merupakan reasksi hipersensitifitas yang harus digali lebih jauh lagi untuk mencari penyebabnya.

Saran saya, coba Anda minta pengantar ke dokter pemeriksaan laboratorium untuk panel alergi. Termasuk pemeriksaan Ig E dan Eosinofil untuk dapat mengerucutkan penyebabnya. Nanti kalau sudah ada hasilnya, bisa kita bahas lagi di sini.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
indra
29/10/2014 05:00:31

dok..di tangan saya kulit berasa gatal dan panas..merah merah...kering...di obatin benoson G...tetep aja tidak sembuh sembuh....adakah obat herbal yang ampuh supaya penyakitnya ilang total...

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
11/11/2014 04:09:36

Halo Indra (lucu juga manggil nama sendiri ),

Kalau kelainan pada kulit sebaiknya diperiksakan ke dokter umum atau spesialis kulit terdekat agar diagnosis pasti dapat ditegakkan. Takutnya merupakan suatu infeksi virus yang bila diberikan cream steroid seperti benoson, malah akan tambah parah infeksinya. Kalau obat-obat herbal saya tidak menguasainya, jadi tidak dapat memberikan saran.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Angel
30/10/2014 04:34:19

Dok saya mau tanya, kulit ditelapak tangan saya selalu mengelupas, menebal, mengering dan kadang pecah2 sendiri kira2 sudah 3th pertama pada 2 jari kemudian merambat kejari2 lainnya. sudah 2x kedokter kulit dibilang alergi sama deterjen atau bahan2 kimia lainnya, dikasih obat tapi tidak kunjung sembuh. padahal saya sama sekali tidak menyentuh bahan2 penyebab tsb. mandi saya menggunakan sabun dan sampho bayi, untuk mencuci piring,dll saya mengunakan sarung tangan karet tapi masih tidak kunjung sembuh, padahal saya sering olesin lotion pelembab juga.apakah kulit tangan saya bisa kembali seperti semula ? penangganan apa yang harus saya lakukan ? karena klo untuk kedokter lagi saya jadi ragu, sudah keluar uang banyak tapi tidak kunjung sembuh. Terima kasih Dok.

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
11/11/2014 04:11:28

Dear Angel,

Yang Angel alami sepertinya memang suatu proses auto imun tapi bukan karena alergi kontak detergen/zat-zat lain walau pun gejalanya mirip. Saran saya coba sekarang pergi memeriksakan diri ke dokter spesialis imunulogi (bagian dari ilmu penyakit dalam). Nanti biasanya diberikan pengantar untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium. Bila memang suatu proses auto imun, nanti dokternya akan berusaha mencari apa jenis penyakit auto imunnya, kemudian baru direncenakan tindakan penanganan dan pengobatannya.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi

Reply
jili
4/12/2014 05:33:11

dok saya wanita berumur 27 tahun sejak hamil tangan dan kaki saya (telapak, jari, dan sela jari) gatal2 sampai bisa jd tebal dan luka spt terbelah2, sejak hamil saya minum susu hamil dan menyusui apakah susu bisa menyebabkan alergi spt ini? Krn kalau pengaruh sabun, sabun sdh saya ganti, dan tiap habis cuci tangan dan kaki selalu oles lotion tp tetap saja begitu. Atau pengaruh krn saya selalu memakai sandal karet? Tp kalau sandal mengapa tangan saya jg bisa gatal2. Mohon bantuannya obat apa yang bisa menyembuhkan dan aman untuk ibu menyusui. Thx

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
2/1/2015 02:33:21

Dear Jili,

Yang jelas itu merupakan suatu reaksi alergi, hanya saja sulit untuk menentukan pencetusnya. Menurut saya bukan karena sesuatu yang dimakan atau diminum karena hanya terjadi pada tangan saja. Ini masih merupakan suatu alergi karena kontak dengan suatu zat. Saran saya agar Jilin untuk kontrol ke dokter spesialis kulit untuk menjalani beberapa pemeriksaan sampai pencetusnya benar-benar ditemukan. Hanya setelah itu harus dihindari dan baru kondisi seperti ini tidak akan kambuh kembali.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
Dita
10/12/2014 04:42:11

Dok, saya sudah 2 tahun ini menderita dermatitis kontak. Biasanya tiap sebulan sekali saya check up. Namun sudah 3 bln tidak lg krna kesibukan studi. Nah, saya pakai kloderma dan lotion pelembab tp masih saja. Itu menurut resep dokter 3 bln lalu dok. Yg ingin saya tanyakan, obat apa yg bisa menyembuhkan dermatitis? Soalnya saya sudah menghindari penyebabnya tp masih saja. Terima kasih dok

Reply
Dr. Indra K. Muhtadi
13/1/2015 04:20:04

Dear Dita,

Seperti pada artikel di atas, dermatitis kontak merupakan kasus hipersensitivitas dari sistem imunitas tubuh. Jadi memang sulit untuk disembuhkan sempurna. Kalau Dita mau bisa menjalani immunotherapy yang Dita bisa tanya ke dokter kulit terdekat apakah bisa dilakukan untuk kasus Dita. Bila tidak bisa, memang tidak ada cara lain selain mengobatinya setiap kali kambuh dan menjauhi kontak dengan zat penyebabnya. Kadang-kadang zat yang tadinya tidak menyebabkan alergi, menjadi bisa menyebabkan alergi. Jadi Dita juga harus senantiasa mengamati zat-zat atau bahan kontak dengan apa saja yang menyebabkannya kambuh; kemudian untuk dihindari.

Untuk obat, harus diteruskan dari yang diberikan oleh dokter yang terakhir di mana bila perlu bisa ditingkatkan jenis atau konsentarsinya. Jadi tidak bisa saya rekomendasikan di sini. Saran saya kembali ke dokter kulit yang terakhir menangani.

Rgds,
-Dr. Indra K. Muhtadi-

Reply
mareda
10/2/2015 10:25:53

Sore dok,
Saya mau tanya jadi awalnya kulit saya bagian jangan dan Dada awalnya dokter umum bilang kalo biang keringat. Tapi kok ditunggu seminggu selrh tubuh saya muncul bintik2 merah yg berisi air dan terasa panas dan gatal. Lalu sy ke dokter kulit trs blngnya kalo sy didiagnosa dermatitis kronik. Nah apakah sama dgn dermatitis kontak? Dan apakah bisa disembuhkan seperti kulit saya yg dlu? Apakah suatu saat bisa kambuh lg? Terimakasih, dok

Reply
wesly
21/2/2015 22:12:35

Dok jari telunjuk saya kok bengkak nyeri setelah terkena cairan penghilang karat....tapi tidak gatal dok...apakah itu termasuk dermatis

Reply
Heny Pamungkas Putri
27/2/2015 14:16:08

Dok, jari-jari tangan saya hampir semua sidik jarinya hilang karena kontak dengan zat kimia korosif, tapi saya belum tahu pasti nama zat kimianya karena dulu saya sering praktikum dengan zat kimia. jadi lapisan kulitnya terasa kering dan kasar sekali karena selalu terkelupas, menurut saya itu dermatosis. Kalau dilakukan pengobatan, yang cocok di kasih obat apa ya dok? Terima kasih

Reply
Fajrin
12/4/2015 18:08:25

Malam dok.
Dok saya mengalami kulit tangan yang terkelupas terus menerus yang jangka waktunya sudah 1 tahunan. Tapi saya tidak tau apakah itu dermatis atau bukan karena belum pernah ke dokter, selama ini hanya pakai pelembab saja tapi belum sembuh" juga. Tapi dok yang selama ini saya amati, pernah ketika saya tidak berada dirumah selama 1 bulan tangan saya sembuh dengan sendirinya dan ketika kembali ke rumah kambuh lagi dan terkelupas lagi. Dan juga ketika saya dirumah saya keseringan bersin" gejala alergi. Dan curiga saya alergi sama debu (karena di rumah banyak tumpukan barang dan ada yg sudah berdebu). Dan selama sebulan ini saya tinggal di rumah pengelupadannya majin parah dan sering bersin. Mau tanya apakah ada hubungannya dok....?
Terima kasih

Reply
Arum
7/8/2015 12:09:08

Dok saya mau tanya telapak tangan saya memerah, gatal dan bahkan kulit mengelupas itu kenapa ya dok
Boleh tolong dijawab
Trimakasih

Reply



Leave a Reply.