Dr. Indra K. Muhtadi - "dokter plus"
  • Home
    • My Curriculum Vitae
    • Dr. Indra on Media
  • What's New
  • Dr. Indra's Books
    • Book: "SENIOR untuk HEBAT"
    • Book: "STRES untuk HEBAT"
    • Book: "SEHAT untuk HEBAT"
    • Book: "Revolusi Mental"
  • Blog: Medical Articles
    • Blog Index (A to Z)
    • Blog Index (by category)
    • Blog Articles: 2026
    • Blog Articles: 2025
    • Blog Articles: 2024
    • Blog Articles: 2023
    • Blog Articles: 2022
    • Blog Articles: 2021
    • Blog Articles: 2020
    • Blog Articles: 2019
    • Blog Articles: 2018
    • Blog Articles: 2017
    • Blog Articles: 2016
    • Blog Articles: 2015
    • Blog Articles: 2014
    • Blog Articles: 2013
    • Blog Articles: 2012
    • Blog Articles: 2011
    • Blog Articles: 2010
  • Health & Wellness Influencer & Motivator
    • Retirement Preparation from Health Point of View
    • Stres untuk Hebat
    • Health Topic Seminars
    • The Secret of Healthy Life Style
    • Company Health Management
    • Stop Smoking Course
    • Quality Service Excellent
    • Change Leadership Training and Self Improvement
    • Smile in Assertive Communication
    • Assertive Communication Skills
    • Employee Counseling for Productivity
    • Managerial Skills and Self Leadership Skills
    • Motivation and Job Satisfaction
  • Health Consultant (Praktek)
    • Adult Vaccination
  • Health Calculator
    • BMI Calculator
    • Advanced BMI Calculator
    • BMI Calculator for Children
    • Ideal Body Weight Calculator
    • Exercise Calorie Calculator
    • Daily Calorie Calculator
    • Liquid Calorie Calculator
  • Health Tips Video
  • Health Pictures
  • My Travel and Other Blog
  • ABN Group
  • References & Partners
  • Contact Me

Topik ke-232: Katarak

19/6/2016

1 Comment

 
Picture
Pendahuluan
Katarak (cataract) adalah kondisi lensa mata yang berubah menjadi keruh sehingga menghalangi penglihatan penderitanya. Katarak tidak menimbulkan keluhan nyeri, tapi kondisi kekeruhan lensa mata yang berangsur perlahan ini bisa sampai membuat penderitanya kehilangan penglihatan sama sekali. Bila sudah parah, orang yang menderita katarak, akan mudah dilihat oleh orang lain, karena kekeruhan pada lensa tersebut terlihat dari luar, di mana bagian hitam mata (iris) penderitanya menjadi memutih. Tapi bila prosesnya baru mulai terjadi tidak akan terlihat kecuali diperiksa oleh dokter.
 
Fakta Tentang Katarak
  • Istilah cataract diambil dari bahasa Yunani cataractos, yang berarti air yang mengalir deras. Bila air mengalir sangat deras, bisa menciptakan busa putih yang menghilangkan sifat beningnya. Ketika itu ilmu tentang anatomi mata belum mendalam, dan masih dikira ada air yang mengalir di dalam mata.
  • Kasus katarak merupakan kasus yang sangat umum dan terkait dengan proses penuaan, terutama di atas 60 tahun.
  • Katarak bersifat genetik yang diturunkan dalam keluarga.
  • Dilaporkan sekitar 8 juta kunjungan ke dokter setiap tahun di AS dengan kasus katarak.
  • Banyak orang yang pada awalnya tidak menyadari mengidap katarak, kecuali sudah menimbulkan keluhan dalam penglihatannya.
  • Katarak biasanya mengenai kedua mata secara berasamaan, tapi bisa saja terjadi lebih parah pada sebelah mata.

Read More
1 Comment

Topik ke-231: Panic Attack dan Panic Disorder

10/6/2016

0 Comments

 
Picture
Pendahuluan
Panic attack adalah sebuah serangan tiba-tiba dari rasa cemas dan khawatir yang sangat sampai membuat penderitanya mengalami keluhan sesak nafas, jantung berdebar kencang, pusing, bahkan pingsan. Biasanya terjadi setelah ada kejadian sebagai pencetus atau trigger-nya. Sering disangka sebagai serangan jantung baik bagi penderita mau pun orang di sekitarnya bahkan dianggap sebagai tanda yang bersangkutan akan meninggal dunia. Serangan biasanya berlangsung singkat antara 5-20 menit, tapi bisa juga lebih lama sampai beberapa jam. Bila kejadian ini terjadi berulang, maka dikatakan sebagai panic disorder. Walau pun terkesan menakutkan, panic attack sebenarnya tidak berbahaya bagi fisik penderitanya.
 
Fakta Tentang Panic Attack
  • Terkadang penderita juga dikira sebagai orang yang sudah kurang waras atau gila baik oleh dirinya mau pun orang yang menyaksikannya.
  • Sebagian besar orang setidaknya pernah sekali dalam hidupnya mengalami panic attack.
  • Lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.
  • Kejadian pertama paling sering terjadi pada usia muda terutama antara 15-19 tahun, tapi bisa juga terjadi pada usia yang lebih tua.
  • Kecendrungan panic attack diturunkan di dalam keluarga, terutama bila memiliki orang tua dengan penyakit depresi atau bipolar disorder.

Read More
0 Comments

Topik ke-230: Flu Singapura (HFMD – Hand, Foot and Mouth Disease)

15/5/2016

0 Comments

 
Picture
Pendahuluan
Hand, foot and mouth disease (HFMD) atau Panyakit Tangan, Kaki dan Mulut; di Indonesia juga dikenal dengan nama flu Singapura. Merupakan suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan biasa terjadi pada anak-anak. Mengapa sampai mendapatkan sebutan flu Singapura sepertinya pertama kali masuk ke Indonesia melalui Singapura. Pada tahap awal terpapar virus HFMD gejalanya seperti gejala flu biasa. Baru kemudian akan diikuti oleh lesi merah terkadang berisi air pada telapak tangan dan sekitaran tangan, pada telapak kaki dan sekitaran kaki, serta pada bibir, mulut sampai terjadi sariawan dengan jumlah yang banyak. Perlu diketahui bahwa HFMD berbeda dengan penyakit dengan nama yang mirip (foot and mouth disease) atau di Indonesia dikenal dengan penyakit sapi gila (mad cow disease) yang terjadi pada hewan ternak.
 
Fakta Tentang Flu Singapura
  • Di negara 4 musim HFMD biasa terjadi pada musim semi dan gugur, sementara di Indonesia biasa terjadi pada peralihan antara musim hujan ke panas atau musim panas ke hujan.
  • Merupakan penyakit yang sebagian besar kasusnya pada bayi, balita, dan anak-anak. Tapi juga terdapat kasus terjadi pada orang dewasa.
  • Sering menyebabkan kasus KLB pada komunitas kecil seperti kompleks sekitar rumah, sekolah, dll.
  • Wabah atau KLB HFMD di dunia terjadi beberapa kali. Pertama terjadi tahun 1997 di Serawak, Malaysia membunuh 31 orang anak. Tahun 1998 terjadi di Taiwan, menginfeksi 1,5 juta orang dan 78 di antaranya meninggal. Tahun 2006, 7 orang meninggal di Serawak, Malaysia.
  • Tahun 2008 terjadi di Anhui, Cina menginfeksi 25 ribu orang dan 42 meninggal. Lalu terjadi di Singapura yang menginfeksi 2600 orang. Di Vietnam 2300 kasus dengan 11 meninggal. Di Mongolia 1600 kasus dan Brunei dengan 1053 kasus.
  • Tahun 2009 terjadi 115 ribu lebih kasus di Cina dengan 18 orang meninggal dunia.

Read More
0 Comments

Topik ke-229: Tetap Sehat Ketika Hamil

1/5/2016

0 Comments

 
Picture
Siaran bersama Dr. H. Hadri Pramono, MARS
 
Pendahuluan
Setiap pasangan yang telah menikah sudah tentu mendambakan hadirnya si buah hati di tengah-tengah mereka, membuat kehamilan menjadi sesuatu yang sangat ditunggu-tunggu. Agar anak yang dilahirkan nantinya memiliki kesehatan yang baik dan pertumbuhan serta perkembangannya sempurna jauh dari segala masalah; membutuhkan pengetahuan dan pemahaman yang baik bagi pasangan suami istri terutama bagi si Ibu. Karena usaha untuk mendapatkan anak yang sehat sebaiknya dimulai semenjak Ibu sebelum menikah, dengan menjaga kesehatannya dan mempersiapkan dirinya untuk mengandung seorang bayi. Artikel ini tidak membahas bagaimana caranya memperoleh si buah hati bagi yang memiliki kesulitan tertentu, tapi akan membahas bagaimana caranya serta hal-hal apa saya yang harus diperhatikan ketika hamil.
 
Fakta Tentang Kesehatan Kehamilan
  • Ada banyak hal yang dapat membuat kondisi dalam kehamilan menjadi tidak normal bahkan cendrung membahayakan bagi ibu atau janin yang dikandungnya.
  • Angka kematian ibu hamil dan melahirkan masih sangat tinggi di Indonesia, yaitu sekitar 300an per 100.000 kelahiran hidup.
  • Begitu juga dengan kematian bayi, di Indonesia terjadi sekitar 30an per 1.000 kelahiran hidup.
  • Karena penduduk Jawa Barat merupakan yang terbanyak di Indonesia, maka angka-angka tersebut di atas juga terjadi paling tinggi di Jawa Barat.

Read More
0 Comments

Topik ke-228: Kesehatan Remaja

22/4/2016

0 Comments

 
Picture
Siaran bersama Dr. Irma Ruslina Defi Sp. KFR & Veronica Sguotti (AFS Exchange Student from Italy)

Pendahuluan

Bila kita membicarakan tentang kesehatan remaja, sebenarnya kita membicarakan pencegahan. Pencegahan terhadap penyakit yang mungkin nantinya akan diderita setelah dewasa, den mencegah kebiasaan-kebiasaan buruk terhadap kesehatan yang dapat mencetus gangguan medis ketika dewasa. Selain itu ada masalah yang sering terjadi dan menjadi masalah medis pada remaja seperti kehamilan usia remaja, penggunaan narkoba, kekerasan, bullying, depresi sampai dengan kasus bunuh diri yang kesemuanya bisa berdampak bagi kesehatan remaja secara keseluruhan. Karena kematangan kognitif berlangsung pesat saat remaja, maka masa remaja adalah suatu kesempatan untuk mengembangkan sikap dan gaya hidup yang sehat seperti diet yang sehat, berolah raga secara rutin, istirahat yang baik, sampai mengatasi stres.

 
Fakta Tentang Kesehatan Remaja
  • 16% remaja berusia 12-19 tahun di dunia memiliki kelebihan berat badan (overweight).
  • 12% remaja berusia 12-17 di dunia merupakan perokok.
  • 18% remaja berusia 12-17 tahun di dunia pengkonsumsi alkohol.
  • Di AS 6,7% remaja berusia 12-17 tahun bolos sekolah lebih dari 10 hari dalam sebulan karena alasan kesehatan.
  • Di AS 33% siswa SMA tidak aktif secara fisik.
  • Di AS pada tahun 2013 terjadi 13.812 kematian remaja berusia 15-19 tahun karena berbagai alasan. 7.137 karena kecelakaan, 1.892 karena pembunuhan, 1.513 karena bunuh diri, sisanya karena penyakit.

Read More
0 Comments

Topik ke-227: Medical Checkup & Screening

15/4/2016

1 Comment

 
Picture
Pendahuluan
Banyak alasan orang ketika perlu berkunjung ke dokter. Sebagian besar bila sudah ada keluhan. Sebagian lagi harus ke dokter karena memiliki penyakit yang mengharuskannya kontrol teratur. Jarang sekali yang berkunjung ke dokter ketika sehat atau sebelum terkena suatu penyakit. Sebenarnya ini merupakan paradigma yang harus dirubah, sudah saatnya kini kita mempraktekkan preventive care atau usaha pencegahan dengan berkunjung ke dokter serta memeriksa rutin di laboratorium tentang kondisi kesehatan kita sebelum kita sakit. Tes laboratorium yang harus dijalani lebih baik dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang sebenarnya tergantung dari umur, jenis kelamin, tingkat kesehatan, dan faktor resiko yang mungkin ada pada seseorang.
 
Fakta Tentang Medical Checkup & Screening
  • Faktor biaya ternyata bukan yang utama untuk membuat seseorang enggan memeriksakan kesehatannya. Pengalaman membuktikan bahwa ada hal-hal lain yang membuat seseorang sampai tidak pernah sama sekali melakukan medical checkup & screening.
  • Hal-hal lain tersebut adalah:
  1. Takut ketahuan bahwa dirinya memiliki penyakit
  2. Takut stres dalam terapi mengobati penyakit
  3. Takut terhadap jarum suntik.
  • Kepatuhan seseorang untuk melakukan medical checkup & screening secara reguler lebih tinggi pada mereka yang sudah terdiagnosis penyakit sebelumnya, atau memiliki riwayat dalam keluarga memiliki penyakit tertentu.

Read More
1 Comment

Topik ke-226: Rotator Cuff Disorder

1/4/2016

0 Comments

 
Picture
Pendahuluan
Bahu kita terdiri dari 3 tulang utama yaitu tulang lengan atas (humerus), tulang hasta (clavicula), dan tulang hasta (scapula). Ketiga tulang ini ditahan pada posisinya oleh otot-otot dan tendon-tendon membentuk kompleks sendi bahu yang dinamakan sebagai rotator cuff. Bahu merupakan sendi peluru di mana ujung tulang lengan atas yang berbentuk bola terletak di dalam lengkungan pada tulang hasta. Dengan adanya bentuk seperti ini kita menjadi dapat mengangkat dan memutar bahu. Tapi ini juga berarti otot-otot dan tendon-tendon pada sistem ini harus bekerja keras untuk menahan semua tulang pada posisinya terutama ketika bergerak. Otot dan tendon ini dapat menjadi aus dan robek yang disebut sebagai rotator cuff disorder. Keausan dan robek ini akan membuat tendon menjadi lebih lemah. Dan ketika tendon melemah akan memperbesar lagi kemungkinannya untuk menjadi tambah rusak. Tanpa mendapatkan penanganan, keausan dan kerusakan ini sampai dapat membuat peradangan bursitis dan tendinitis, serta dapat sampai membuat sendi bahu menjadi kaku sama sekali.
 
Fakta tentang Rotator Cuff Disorder
  • Proses kesembuhan rotator cuff disorder berbeda-beda pada setiap kasus, bahkan bisa memakan waktu hingga tahunan.
  • Semakin cepat ditangani, akan semakin baik hasil yang bisa didapatkan. Ini membuat penanganan rotator cuff disorder tidak boleh ditunda-tunda.
  • Sejak usia 40 tahun seseorang mulai beresiko mengalami rotator cuff disorder.

Read More
0 Comments

Topik ke-225: Geriatric Syndromes

18/3/2016

0 Comments

 
Picture
Pendahuluan
Merupakan suatu perjalanan kehidupan yang sudah pasti bagi seseorang untuk akhirnya menjadi tua. Bagaimana kondisi seseorang ketika beranjak tua bergantung kepada banyak hal, seperti kesehatan, pilihan gaya hidup, keaktivitasan fisik, bahkan bergantung pada perasaan serta tingkat stres. Seiring dengan penuaan itu, akan banyak tanda-tanda medis dan gejala-gejala penuaan yang muncul dan dirasakan bagi seseorang sehingga kumpulan dari gejala tersebut dikatakan sebagai sindroma geriatri atau geriatric syndrome.
 
Fakta Tentang Geriatric Syndromes
  • Perubahan secara fisik terjadi pada semua organ di dalam tubuh seseorang ketika beranjak tua.
  • Beberapa kondisi penyakit menjadi lebih jelas efeknya.
  • Pola makan, pola olah raga, pola tidur, dan tingkat stres berpengaruh sangat besar terhadap kesehatan manula.
  • Dengan pemahaman yang baik dan usaha maksimal untuk memelihara kesehatan, seseorang bisa menjadi tua tanpa harus mengalami atau menderita geriatric syndromes ini.

Read More
0 Comments

Topik ke-224: Yellow Fever

11/3/2016

0 Comments

 
Picture
Pendahuluan
Demam kuning atau dalam bahasa Inggrisnya yellow fever adalah penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh virus dan ditularkan oleh nyamuk genus Aides, sama seperti penyakit demam berdarah dengue, demam chikungunya, dan demam Zika (yang ketiganya sudah pernah saya tulis artikelnya). Nama demam kuning ini diberikan karena selain terjadi demam berdarah, penderita juga mengalami sakit kuning seperti penyakit hepatitis. Walau pun kasus tertingginya ada di Afrika, tapi seperti penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk genus Aides, penyakit yellow fever memiliki daerah endemi di sekitar khatulistiwa seperti Indonesia. Dengan mudahnya sarana transportasi di masa kini, maka penyebaran penyakit yellow fever menjadi lebih mudah juga.
 
Fakta dan Sejarah Yellow Fever
  • Tercatat dalam sejarah pada tahun 1600an, suku Maya pernah mengalami epidemi yellow fever ini di daratan Yucatan dan Guadalupe.
  • Dalam 200 tahun, yellow fever daerah epideminya meluas ke wilayah tropis dan pantai benua Amerika dan Karibia.
  • Penyakit ini pertama masuk ke Amerika Utara dibawa oleh budak dari Afrika Barat, dengan kejadian epidemi pertamanya di Philadelphia dan terjadi kematian pada 5.000 dari 45.000 orang populasi atau lebih dari 10%. Sementara 17.000 orang meninggalkan kota karena merasa takut.
  • Ketika itu orang kulit hitam disangka memiliki kekebalan sehingga mereka dijadikan perawat untuk merawat orang kulit putih yang sakit.
  • Pada tahun 1848, seorang dokter bernama Josiah Clark Nott mengemukakan bahwa penyakit ini ditularkan oleh udara.
  • Baru pada tahun 1881, seorang dokter berkebangsaan Cuba bernama Carlos Finlay menduga penyakit ini ditularkan oleh nyamuk sebagai vektornya. Ia kemudian mengusulkan untuk melakukan pemberantasan nyamuk.
  • Tahun 1898 pada perang Amerika-Spanyol, jumlah tentara yang meninggal karena penyakit yellow fever lebih banyak dari pada yang gugur medan perang.
  • WHO kini mengemukakan bahwa 50% penderita yellow fever yang tidak ditangani bisa meninggal dunia. WHO juga memperkirakan terjadi 200 ribu kasus setiap tahun di dunia yang menyebabkan 30 ribu kematian. Di mana 90% kasusnya terjadi di Afrika.

Read More
0 Comments

Topik ke-223: Cedera Berolah Raga

6/3/2016

0 Comments

 
Picture
Pendahuluan
Belakangan ini banyak sekali anjuran agar kita giat berolah raga untuk menjaga kesehatan. Tapi banyak yang melakukannya dengan cara yang kurang benar, terlalu berat melakukannya, atau melakukan olah raga yang seharusnya memerlukan teknik khusus tanpa panduan dari seorang profesional. Akibatnya tidak sedikit yang justru mengalami cedera ketika berolah raga, yang bukannya mendapatkan manfaat dari olah raga, malah harus menderita karenanya. Cedera berolah raga biasa menjadi tambah parah bila ditangani dengan salah akibat minimnya pengetahuan yang bersangkutan atau rendahnya pemahaman pertolongan pertama bagi si penolong. Sehingga tidak jarang cedera berolah raga berujung menjadi sebuah kecacatan tetap.
 
Fakta Tentang Cedera Berolah Raga
  • Diperkirakan 1 juta kejadian cedera berolah raga terjadi setiap tahun di dunia.
  • Cedera berolah raga dapat terjadi pada semua orang, dan sebagian besar orang setidaknya pernah mengalami cedera ringan ketika berolah raga.
  • Sebagian besar cedera berolah raga sebenarnya bisa dicegah bila dilakukan dengan cara yang benar.
  • Sebagian besar orang yang menderita cedera akibat berolah raga dapat sembuh dengan sangat baik.

Read More
0 Comments
<<Previous
Forward>>
    Home  >> Medical Articles >> 2016

    Medical Articles 2106

    Picture
    Lihat daftar artikel lainnya, click pada gambar

    Dr. Indra K. Muhtadi Buku Sehat untuk Hebat
    Untuk HEBAT, Anda harus SEHAT: Click di sini

    Bila Anda suka dengan blog ini, silakan menikmati artikel lainnya melanjutkan ke blog tahun 2017. Click di sini.
    Atau melihat blog tahun 2015. Click di sini.


    Picture

    Author

    Dr. Indra K. Muhtadi adalah seorang Health Influencer dan konsultan pada berbagai professional training di Indonesia.

    Selama pandemi COVID-19, Dr. Indra juga aktif sebagai New Normal Consultant (Konsultan Adaptasi Kebiasaan Baru) di beberapa perusahaan.

    Sebagai dokter, ia sangat piawai memberikan konsultasi kesehatan dengan bahasa ringan sehingga membuat masalah medis menjadi sesuatu yang mudah untuk dipahami.


    Click di sini untuk berkonsultasi dengan Dr. Indra

    These Blogs are written in Bahasa Indonesia. I hope these blogs can help those who search the information about the topic discussed in the radio.  Feel free to give comments and if you need an English version of the content from these blogs, please don't hesitate to
    contact me.


    Instagram Follow Dr. Indra on Instagram
    Follow @indrakm

    Archives

    December 2016
    November 2016
    October 2016
    September 2016
    August 2016
    July 2016
    June 2016
    May 2016
    April 2016
    March 2016
    February 2016
    January 2016

    Categories

    All
    Alergi Gluten (Celiac Disease)
    Binge Eating Disorder
    Breakfast (Sarapan Pagi)
    Canker Sore
    Deep Vein Thrombosis (DVT)
    Dry Eye Syndrome (Sindroma Mata Kering)
    Essential Oil
    Flu Singapura (HFMD)
    Geriatric Syndromes
    Gigitan Binatang
    Gigitan Serangga
    Heat Exhaustion & Heat Stroke
    Jet Lag Dan Melatonin
    Katarak (Cataract)
    Kekurangan Kalium (Hipokalemia)
    Kesehatan Remaja
    Medical Checkup & Screening
    Mengapa Susah Untuk Kurus
    Menyiasati Informasi Medis Di Internet
    Ozone Therapy
    Pancreatitis (Radang Pankreas)
    Panic Attack & Panic Disorder
    Penyakit Jantung Koroner
    Premenstrual Syndrome (PMS)
    Quitting Smoking
    Rotator Cuff Disorder
    Senior Exercise
    Snake Bites (Gigitan Ular)
    Stem Cells
    Tetap Sehat Ketika Hamil
    Tidur Mengorok - Snoring
    Toxoplasmosis
    Vegetarian
    Virus Zika
    Yellow Fever


    Saya tidak mencantumkan rujukan atau sumber dari artikel yang saya tulis, karena akan menambah panjang body dari posting-an blog-nya.
    Bila ada yang memerlukan silakan hubungi saya di contac me. Saya dengan senang hati akan menginfokannya.


    Picture
    Terima kasih untuk mendukung usaha saya dan berbagi informasi
    Thank you for supporting my effort and sharing my knowledge

    Picture

    Navigation:
    Back to Blog Main Page
    Back to Blog Index

Proudly powered by Weebly