Di pelayanan kesehatan modern, sebagian besar orang Indonesia memiliki pemahaman bahwa ketika sakit, jawab-annya pasti ada pada kedokteran konvensional, yaitu melalui konsultasi, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penun-jang, obat, dan bila perlu tindakan. Tidak ada yang salah dengan konsep tersebut. Itulah fondasi pelayanan kesehat-an modern saat ini. Namun, perkembangan ilmu pengeta-huan menunjukkan bahwa kesehatan manusia jauh lebih kompleks daripada sekadar menangani gejala. Banyak pasien yang sudah menjalani berbagai pemeriksaan, obat-obatan, bahkan terapi jangka panjang, namun merasa belum mendapatkan peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Mereka tidak sedang mencari pengobatan alternatif, bukan pula ingin meninggalkan medis modern. Yang mereka cari adalah pendekatan yang lebih menye-luruh, yang tidak hanya berbicara soal gejala, tetapi siapa manusia yang sedang mengalami gejala tersebut.
Kedokteran integrative atau integrative medicine, adalah sebuah konsep yang menjadi jembatan dengan pendekatan memadukan kekuatan kedokteran konvensional pelayanan tambahan yang evidence-based atau berdasar bukti. Tujuannya untuk memberikan perawatan yang lebih utuh, komprehensif, dan berpusat pada manusia, bukan hanya penyakitnya. Kedokteran integratif bukan pengganti kedokteran konvensional. Bukan pula pengobatan alternatif. kedokteran integratif berdiri di atas fondasi kedokteran modern, tetapi diperluas agar lebih sesuai dengan kebutuhan manusia masa kini yang serba kompleks.
Follow Dr. Indra on Instagram